Lead adalah kalimat yang terletak pada paragraf pertama yang berfungsi sebagai daya pikat agar pembaca tertarik untuk membaca keseluruhan isi berita.
Indikator lead: 1.Jangan terlalu panjang (20-30 kata), 2.To the point (sampaikan fakta paling menarik), 3.Gunakan kata kerja aktif dan 4.Sesuaikan dengan audiens
Macam-macam lead
1.Lead siapa: Lead ini berfokus pada siapa sosok atau tokoh yang menjadi subjek utama berita. Biasanya digunakan jika tokoh tersebut sudah sangat terkenal, berpengaruh, atau memiliki keunikan yang menjadi daya tarik utama cerita. Contoh: Presiden Prabowo kembali menarik perhatian publik setelah tiba di pasar tradisional dengan mengenakan jaket buatan lokal yang langsung ludes terjual dalam hitungan menit.
2.Lead bercerita/naratif:membuka tulisan dengan gaya bercerita (storytelling). Lead ini menempatkan pembaca di tengah-tengah sebuah adegan aksi atau peristiwa yang sedang berjalan, sehingga terbangun rasa penasaran untuk membaca kelanjutannya. Contoh: Lead naratif membuka tulisan dengan gaya bercerita (storytelling). Lead ini menempatkan pembaca di tengah-tengah sebuah adegan aksi atau peristiwa yang sedang berjalan, sehingga terbangun rasa penasaran untuk membaca kelanjutannya
3.Lead deskriptif: Lead deskriptif melukiskan suasana, tempat, atau kejadian secara visual menggunakan kata-kata yang kuat agar pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, atau merasakan langsung situasi yang sedang diceritakan. Contoh: Bau belerang yang menyengat bercampur dengan debu abu vulkanik masih menyelimuti atap-atap rumah warga di lereng Gunung Merapi, tiga hari setelah erupsi terakhir terjadi.
4.Lead bertanya: Lead ini langsung menyapa pembaca dengan memberikan sebuah pertanyaan provokatif, menarik, atau relevan di awal paragraf untuk memancing rasa ingin tahu mereka agar mencari jawabannya di dalam tulisan.Contoh: Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya hidup tanpa akses internet selama sebulan penuh di era modern seperti sekarang?
5.Lead kutipan: Lead kutipan menggunakan kalimat langsung yang diucapkan oleh narasumber, tokoh penting, atau saksi mata yang dinilai paling kontroversial, menarik, atau merangkum inti dari keseluruhan cerita. Contoh:“Kegagalan terbesar bukanlah saat kita jatuh, tetapi saat kita memilih untuk tidak bangkit kembali,” ujar Dian Sastrowardoyo di hadapan ribuan mahasiswa baru.
6.Lead menuding langsung: Lead ini menggunakan kata ganti orang kedua (“Anda” atau “kamu”) untuk langsung menyerang, menuding, atau menempatkan pembaca secara personal ke dalam situasi yang sedang dibahas. Contoh: Anda mungkin merasa aman menyimpan seluruh data pribadi di ponsel pintar, tetapi sebuah riset terbaru menunjukkan bahwa akun Anda bisa dibobol hanya dalam waktu 10 detik.
7.Lead menggoda: Lead menggoda menyajikan kalimat pembuka yang misterius, menggelitik, atau sengaja menyembunyikan detail krusial demi memancing rasa penasaran tingkat tinggi dari pembaca agar mereka terus membaca sampai akhir (teaser).Contoh: Rahasia di balik resep turun-temurun kedai mi legendaris ini akhirnya terbongkar setelah 50 tahun disembunyikan di dalam sebuah kotak kayu berdebu.
8.Lead penundaan: Lead penundaan sengaja menahan informasi utama atau inti berita di paragraf-paragraf awal. Penulis biasanya memulai dengan cerita atau ilustrasi ringan terlebih dahulu sebelum akhirnya mengungkapkan fakta mengejutkan atau pokok masalah di bagian tengah. Contoh; Anak-anak di desa itu awalnya mengira tumpukan kotak misterius di tepi sungai adalah bantuan buku biasa. Namun, begitu dibuka, isinya ternyata ribuan koin emas kuno peninggalan kolonial.
9.Lead nyentrik: Lead nyentrik menggunakan gaya bahasa yang tidak biasa, humor, paradoks, atau kalimat yang terkesan aneh dan jenaka untuk mengejutkan pembaca sekaligus membedakan tulisan tersebut dari berita formal pada umumnya. Contoh: Seekor kucing peliharaan di Surabaya mendadak dinobatkan sebagai ‘detektif dadakan’ setelah berhasil menemukan kunci brankas majikannya yang hilang di dalam tumpukan kaus kaki.
10.Lead gabungan:Lead gabungan memadukan dua atau lebih elemen lead yang berbeda (misalnya menggabungkan unsur deskriptif dengan kutipan atau pertanyaan) untuk menciptakan pembukaan yang kaya informasi dan dinamis. Contoh: : Di tengah reruntuhan bangunan akibat gempa, suara tangisan seorang bayi terdengar lirih. “Kami tidak akan menyerah sebelum semua ditemukan,” teriak sang komandan Tim SAR, memulai evakuasi subuh itu.
Ilustrasi gambar: freepik
