SURABAYA — Penguatan personal branding atau citra diri bagi seorang pendidik, kini menjadi kebutuhan penting dan krusial. Di tengah ketatnya kompetisi layanan jasa di dunia pendidikan, kompetensi akademik saja tidak cukup. Kini, guru juga perlu merepresentasikan nilai-nilai profesional dan positif secara masif, baik di lingkungan internal maupun di ruang publik. Hal inilah yang menjadi landasan utama SDI An-Nur Surabaya menggelar Worshop bertajuk: Membangun Personal Branding Guru Profesional untuk Meningkatkan Citra dan Kualitas Layanan Pendidikan di Sekolah, Pk.13.00 – 15.30 Wib, pada hari Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam sesi pemaparan materi, para peserta mendapatkan pembekalan terkait apa itu personal branding, bagaimana strategi membangun personal branding dan dampak personal branding bagi peningkatan citra dan kualitas jasa layanan pendidikan di sekolah. “Para guru harus mampu membedakan apa itu customer service dan customer experience, personal branding inertia dan personal branding myopia sebagai pijakan dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” ungkap Rudy Prasetya, M.Med.Kom, selaku trainer di acara workshop tersebut.
Rudy berharap pasca workshop ini, para guru ke depannya mampu mengimplementasikan materi yang sudah didapatkan untuk menuju pada layanan wow service dan sarana promosi sekolah yang stand out serta sukses SPMB setiap tahunnya,” pesannya inspiratif (dya)
