Sayatan Luka #6

BerandaArtSayatan Luka #6

Sayatan Luka: Eka Riya Agustin

Setelah beberapa saat mereka pun sampai di depan rumah Reyla, dengan satu tangan memegang Reyla, Aksara menuntun Reyla turun dari motor lalu melepaskan helm yang dikenakan Reyla.

“Hati-hati Rey!” ucap Aksara. “Kebalik Sa…” jawab Reyla “Ya udah aku masuk, makasih buat hari ini,” pamitnya pada Aksara. “Ya, makasih juga buat diri kamu sendiri!”  ucapnya pada Reyla yang membuat lawan bicaranya bertanya tanya. “Makasih buat?” tanya Reyla penasaran. “Buat kamu yang masih bertahan sampai hari ini, besok diterusin, ya?” tanpa menunggu jawaban Aksara pergi dari depan rumah Reyla dengan mengendarai motornya. Dalam diamnya Reyla pun berkata, “Aku usahain, Sa.”

Waktu pun berlalu hingga sang surya pun menampakkan sinarnya, menyapa netra indah yang masih terpejam seolah-olah memanggil namanya untuk membuka dan menunjukkan netranya yang indah kepada dunia. “Egh…” Gumannya, “Pagi dunia!” Lanjutnya dengan sapaan untuk penyemangat dirinya sendiri.

Akhirnya, Reyla bergegas untuk pergi ke kamar mandi lalu turun ke lantai bawah untuk sarapan. Saat sampai di lantai bawah Reyla pun langsung duduk untuk menikmati sarapan paginya, dengan sang Ibu yang telah menyediakan makanannya untuk disantap.

“Ini nak, dimakan ya!” kata sang Ibu lalu pergi ke dapur untuk membuatkan kopi sang Ayah, tak memerlukan waktu yang cukup lama Reyla pun menghabiskan makanannya, dan hingga beberapa saat berlalu sang Ayah pun datang untuk ikut menyantap sarapan pagi ini. “Pagi, yah!” Sapa Reyla pada sang ayah. “Pagi juga nak.” (bersambung)

Berita sebelumyaMoana
Berita berikutnyaSahabat Al Quran
adminsafindahttps://safindaspektrum.com
Admin Safinda Spektrum. Menginspirasi - Mengedukasi

Related Articles

Get in Touch

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts

iklan popup 2